Evaluasi Kritis Pemilihan Umum Langsung

Tidak ada voting

ANGGOTA  DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) resmi meluncurkan karya terbarunya yang berfokus pada kritik sistem politik nasional, berjudul Evaluasi Kritis Pemilihan Umum Langsung: Nomor Piro, Wani Piro – Revitalisasi Ketetapan MPR, di Parle Restaurant, Senayan Park, Jakarta. Buku ini merupakan satu dari tiga buku yang dirilis secara bersamaan, sekaligus mengukuhkan total karya tulis Bamsoet yang kini mencapai 37 buku.

Buku yang dikembangkan dari tesis akademik Bamsoet di Universitas Jayabaya ini lahir dari keprihatinan mendalam terhadap praktik Pemilu langsung di Indonesia. Dalam karyanya, Bamsoet menilai sistem pemilihan langsung saat ini cenderung kebablasan, menelan biaya sangat tinggi, serta dipenuhi praktik politik uang yang ia istilahkan sebagai politik “NPWP” (Nomor Piro, Wani Piro).

Menurut mantan Ketua MPR RI tersebut, sistem yang brutal dan mahal ini berisiko melahirkan sosok pemimpin yang minim kapabilitas, kapasitas, dan integritas karena hanya mengandalkan kekuatan modal atau “isi tas”. Sebagai solusi dan arah perbaikan, Bamsoet menekankan krusialnya revitalisasi Ketetapan (Tap) MPR agar kembali menjadi instrumen hukum dan politik yang sanggup memberikan arah kebijakan negara secara tegas dan konsisten.

Acara peluncuran buku reflektif ini dihadiri oleh jajaran tokoh lintas bidang, seperti Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie, serta sejumlah pejabat negara dan pimpinan organisasi masyarakat. (Detik.com,”Rilis 3 Buku Baru, Bamsoet: Bagi Saya, Buku Instrumen Perjuangan Gagasan”.

Skip to PDF content

Oleh:
Diposting pada:
Dilihat:20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *